Dajjal yang sedang dipermasalahkan keberadaannya itu adalah
seseorang dari bangsa manusia yang Allah Subhanahu wa Ta’ala munculkan di akhir
zaman (dengan segala kekuasaan dan hikmah-Nya), sebagai fitnah (ujian) besar
bagi umat manusia di muka bumi ini, dan sebagai salah satu pertanda kuat
semakin dekatnya hari kiamat.
Bentuk fisik Dajjal adalah: matanya buta sebelah (yang
dengannya disebut Al-Masih), pada dahinya tertulis huruf (ك ف ر) yang berarti
kafir di mana tulisan itu bisa dibaca oleh siapa saja yang di hatinya ada
keimanan, berambut sangat keriting, bertubuh besar, dan sudah ada saat ini di
sebuah pulau yang ada di tengah lautan (arahnya sebelah timur kota Madinah),
dalam keadaan dibelenggu dengan belenggu besi yang amat kuat.
Ketika muncul, dia mengaku sebagai Allah Subhanahu wa Ta’ala
(padahal sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak buta sebelah seperti dia
dan menyeru umat manusia untuk menyembah dirinya.